Rabu, 30 Desember 2009

INFO PENTING
Aspartame Penyebab Wabah Pengerasan Otak atau Sumsum Tulang Belakang dan Lupus

Saat ini sedang ada wabah Pengerasan Otak atau Sumsum Tulang Belakang dan Lupus. Sebuah penelitian mengungkap hal tersebut terjadi karena penggunaan pemanis buatan/ ASPARTAME.
ASPARTAME adalah bahan pengganti gula yang terdapat pada beberapa jenis minuman ringan. Aspartame dipasarkan sebagai satu produk diet, tapi ini sama sekali bukanlah produk untuk diet. Kenyataannya, ini dapat menyebabkan berat tubuh bertambah karena dapat membuat Anda kecanduan karbohidrat.

Membuat berat tubuh Anda bertambah hanyalah sebuah hal kecil yang dapat dilakukan oleh Aspartame. Aspartame adalah bahan kimia beracun yang dapat merubah kimiawi pada otak dan sungguh mematikan bagi orang yang menderita parkinson.

Berdasarkan hasil survei di salah satu supermarket di Bandung, selain EXTRA JOSS, produk-produk minuman lainnya yang juga mengandung ASPARTAME yaitu M-150, Hemaviton, Neo Hormoviton, Marimas, Hore, Frutillo, Segar Sari, POP ICE Es Blender, Segar Dingin, OKKY Jelly Drink, Sari Vit C, Naturade Gold, AQUA Splash of Fruit, FORTY PLUS, dll.
Penulis : Penelitian Badan POM (Pengawasan Obat & Makanan) – JKT
-----------------------------------------------------------------------

Berawal dari keraguan kredibilitas dan akurasi info ini, maka kami melakukan riset kecil-kecilan. Hasilnya lumayan mengejutkan. Selain beberapa produk tersebut mendapat izin edar dan dinyatakan aman oleh BPOM juga dinyatakan halal oleh MUI. Mungkinkah mereka sedemikian lalai hingga meloloskan produk minuman berbahaya? Mungkinkah mereka mengambil keputusan kontradiktif yang bukan saja membingungkan masyarakat, namun juga membahayakan umat?

Ternyata tidak demikian adanya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan bahwa pemanis buatan aspartam dan siklamat merupakan pemanis buatan yang diizinkan untuk digunakan dalam pembuatan produk makanan.

“Aspartam dan siklamat merupakan pemanis buatan yang diizinkan untuk digunakan dalam pembuatan produk makanan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 722 tahun 1988,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Husniah Rubiana Thamrin Akib, di Jakarta, Jumat dalam konferensi pers di Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika.

Hal itu terkait dengan maraknya selebaran gelap yang banyak beredar dan berisi peringatan tentang produk obat dan makanan berbahaya yang mengatasnamakan hasil penelitian BPOM Jakarta. Ia mengatakan, BPOM RI perlu meluruskan informasi yang tidak benar tersebut.
“Dalam selebaran gelap disebutkan ada beberapa produk obat dan makanan tertentu yang berbahaya,” katanya. Husniah mengatakan, seluruh produk pada selebaran gelap tersebut telah dievaluasi aspek keamanan, manfaat, dan mutunya oleh BPOM dan telah mendapat Nomor Izin Edar.

Lebih lanjut ia menegaskan produk obat dan makanan itu tidak membahayakan kesehatan seperti tercantum dalam selebaran gelap. “Kami sudah evaluasi dan sebagian besar yang dikatakan mengandung aspartam dan berbahaya itu tidak benar bahkan mereka telah mendapat nomor izin edar,” katanya. (lihat: www.tebuireng.net/kesehatan/bpom-aspartam-dan-siklamat-aman/). Disarankan agar mengunjungi situs resmi BPOM dan Intansi terkait.

Salam hangat saudaramu, 
Slamet Supriyadi

Minggu, 27 Desember 2009

SEKAPUR SIRIH

ASPARTAM
Damar Who Land
(Staf Pemerintah Kota Samarinda) 

Aspartam MERUPAKAN pemanis buatan non kalori yang populer sebagai pemanis untuk minuman diet, puding diet, sereal dan minuman serbuk instan termasuk dipeptida turunan fenilalanina dengan tingkat kemanisan 220 kali gula tebu. Aspartam merupakan pemanis sintetis non-karbohidrat, aspartyl-phenylalanine-1-methyl ester, atau merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino asam aspartat dan asam amino essensial fenilalanin.

Aspartam ditemukan oleh James Schslatte pada tahun 1965. Aspartam merupakan dipeptida yang dibuat dari hasil penggabungan asam aspartat dan fenilalanin. Tahun 1981 aspartam mendapat persetujuan dari FDA (US Food and Drug Administration) untuk digunakan pada beberapa jenis makanan setelah FDA telah melakukan evaluasi terhadap pemakaian aspartam dalam makanan dan minuman sebanyak 26 kali. Dan dari bukti-bukti ilmiah yang ada, maka sejak tahun 1996 FDA menyetujui penggunaan aspartam sebagai pemanis buatan yang dapat digunakan dalam semua makanan dan minuman.Lebih dari 100 penelitian telah dilakukan sejak tahun 1981, dan sampai saat ini, FDA tidak merubah pendapatnya. Aspartam telah dinyatakan aman dikonsumsi baik untuk penderita kencing manis, wanita hamil, wanita menyusui bahkan anak-anak kecuali penderita fenilketonuria. Menurut US Food and Drug Administration (FDA), The Joint Expert Committee on Food Additives (JECFA), Americam Medical association (AMA), The American Council On Sience and Health (ACSH) aspartam merupakan bahan makanan yang aman bagi kesehatan, hanya berpengaruh pada rasa manis.
Sifat dan Kegunaan
Kepala Laboratorium Biokimia Pangan dan Gizi IPB Prof.Dr.ir. Made Astawan MS mengatakan aspartam merupakan pemanis rendah kalori dengan kemanisan 200 kali kemanisan gula (sukrosa), sehingga untuk mencapai titik kemanisan yang sama diperlukan aspartam kurang dari satu persen sukrosa. Seperti banyak peptida lainnya, kandungan energi aspartam sangat rendah yaitu sekitar 4 kCal (17 kJ) per gram untuk menghasilkan rasa manis sehingga kontribusi kalorinya bisa diabaikan sehingga menyebabkan aspartam sangat populer untuk menghindari kalori dari gula.
Keunggulan aspartam yaitu mempunyai energi yang sangat rendah, mempunyai cita rasa manis mirip gula, tanpa rasa pahit, tidak merusak gigi, menguatkan cita rasa buah-buahan pada makanan dan minuman, dapat digunakan sebagai pemanis pada makanan atau minuman pada penderita diabetes.
Metabolisme
Di antara semua pemanis tidak berkalori, hanya aspartam yang mengalami metabolisme. Tetapi proses pencernaan aspartam juga seperti proses pencernaan protein lain. Aspartam akan dipecah menjadi komponen dasar, dan baik aspartam maupun komponen dasarnya tidak akan terakumulasi dalam tubuh.

Kontroversi Aspartam
Belakangan ini keamanan untuk penggunaan aspartam mulai dipertanyakan oleh banyak pihak, namun sertifikasi aman yang telah dikeluarkan oleh FDA dan FSA Eropa akhirnya menyulut kontroversi. Penyelidikan lebih menyeluruh mulai banyak diusulkan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antara aspartam dan banyak efek negatif yang mungkin ditimbulkannya seperti sakit kepala, tumor otak dan limpoma.[2][3][4] Semua penemuan ini, ditambahkan kemungkinan akan kebenaran bahaya aspartam membuat masyarakat mulai berpikir ulang untuk menggunakan aspartam. 
 Sumber: http://damarwholand.blogspot.com/2009/05/fenilalanin-dan-aspartam.html

Diedit seperlunya oleh: Slamet Supriyadi (03301740003)

Jumat, 25 Desember 2009

TIPS KETIKA KEHILANGAN HP

            Hal lumrah disepakati umum, bahwa tidak ada satupun orang yang ingin HPnya hilang, baik secara sengaja atau tidak. Namun tips ini untuk berjaga-jaga andai terjadi kemungkinan terburuk.

              Setiap HP memiliki 15 digit serial number yang unique (IMEI). Artinya : tidak mungkin sama dengan HP lainnya. Untuk mengetahui nomor tersebut tekan : * # 0 6 #. kemudian Ok.

Jika berhasil Selanjutnya : Pada layar akan tampil 15 digit kode.

    Catat nomor tersebut, kemudian simpan di tempat yang benar-benar aman namun mudah di ingat dan di temukan jika sewaktu-waktu diperlukan.

       Apabila HP kita dicuri (semoga saja tidak) but just in case…, Hubungi operator kartu SIM yang bersangkutan kemudian beritahukan KODE TERSEBUT. SELANJUTNYA provider akan melakukan blocking sehingga HP tersebut tidak dapat digunakan sama sekali walaupun kartu diganti dengan kartu yang baru. Karena yang di block adalah HPnya.

Karena HP tidak dapat berfungsi, tentu saja harga HP akan drop. jika semua orang melakukan proteksi yang sama. Hingga menjadi anggapan umum bahwa HP yang dicuri akan di blocking dan tidak dapat digunakan, mudah-mudahan trend perampasan/pencurian HP dapat dapat diminimalisir. tolong sebarkan kepada saudara-saudara yang lain.

Salam Saudaramu,  
Supriyadi Eks Ketua DLM FMIPA UNESA (Yang Dengan sengaja Desersi)
diedit dari www.voy.com/169475/3/3253.html